Jawa Tengah

Lagi, Ditemukan 8 WNA Belum Dicoret dari DPT

publicanews - berita politik & hukumKoordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jawa Tengah Anik Sholihatun. (Foto: semaranginside.com)
PUBLICANEWS, Semarang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah menemukan 8 warga negara asing (WNA) masuk ke Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Nama mereka belum dicoret oleh KPU.

"Temuan 8 WNA ini di luar 12 WNA yang telah dicoret KPU," ujar Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jateng Anik Sholihatun dalam meterangan persnya di Semarang, Minggu (10/3).

Anik mengungkapkan temuan tersebut terjadi setelah proses pencoretan KPU terhadap 12 WNA. Saat Bawaslu kembali melakukan pemeriksaan ternyata 8 WNA masih tercatat akan ikut pemilu.

"Bawaslu kabupaten/kota sudah melakukan klarifikasi dan meminta agar mereka dicoret dari DPT," ia menegaskan.

Keelapan WNA itu tersebar di Kota Tegal sebanyak dua orang, Kabupaten Purworejo (1), Kabupaten Batang (1), Kota Salatiga (1), dan Kota Surakarta (3).

Tidak menutup kemungkinan Bawaslu Jateng, Anik menambahkan, masih menemukan WNA di dalam DPT. Oleh karena itu, jajarannya terus melakukan pengecekan ulang di beberapa wilayah lainnya.

Saat ini proses pengawasan masih dilakukan. Bawaslu Jateng berkoordinasi dengan KPU Jateng agar tidak terjadi kecolongan sebelum pesta demokrasi dimulai.

"Keberadaan WNA yang masuk dalam DPT bisa saja bertambah. Sebab, proses pengawasan masih terus berlangsung," ujar Anik.

Dengan temuan 8 orang tersebut berarti sudah ada 20 WNA terdeteksi masuk DPT Jateng. Adapun 12 WNA yang telah dicoret yakni 3 orang di Purworejo, 2 orang di Banyumas, 2 orang di Surakartag, 5 WNA lainnya ditemukan masing-masing di Sragen, Kota Magelang, Kota Salatiga, Kota Tegal, dan Purbalingga.

WNA tersebut berasal dari Filipina, Malaysia, Bangladesh, dan negara lainnya. Mereka rata-rata menikahi orang Indonesia sehingga nama mereka tercantum dalam Kartu Keluarga (KK).

Berdasarkan data dari KPU, sebanyak 219 WNA di Jawa Tengah memiliki KTP elektronik. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top