Eks Anggota KPUD Subhan Dirundung 'Bersandiwara', Siapa Dia?

publicanews - berita politik & hukumPetani bawang Muhammad Subhan saat curhat dengan Sandiaga Uno di Desa Krasak, Brebes, Jawa Tengah, Senin (11/1) lalu. (Foto: Twitter/@sandiuno)
PUBLICANEWS, Jakarta - Nama Muhammad Subhan, petani bawang asal Brebes, Jawa Tengah, mendadak jadi perbincangan. Adalah tim pendukung paslon nomor urut 01 yang membuat pria 45 tahun itu menjadi terkenal.

Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono merupakan salah satu yang 'mendongkrak' nama mantan komisioner KPUD Brebes itu. Sukmo, menyebut curhat Subhan kepada cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno sebagai sandiwara.

"Ada pula cawapres yang sungguh bekerja membuat drama sinetron," ujar politikus yang partainya kini mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin itu, Selasa (12/2).

Politikus PSI Guntur Romli pun berkomentar lewat Twitter @GunRomli. "Ini anggota KPUD Brebes 2018 yg ada foto bareng Sudirman Said di Jateng ngaku2 petani bawang..." katanya.

Siapakah Subhan, yang videonya saat curhat kepada Sandi viral di media sosial --ditonton 4.900 orang dengan 1.200 diantaranya membubuhkan emoji suka, dan dikirim ulang (retweet) 1.700 kali itu?

Subhan bukan lagi anggota KPUD Brebes sejak Oktober 2018. Komisioner KPU Pusat Ilham Saputra memastikan hal itu. "Beliau mantan anggota KPU periode lalu. Jadi bukan lagi anggota KPU periode ini," ujar Ilham, kemarin.

Setelah pensiun dari KPU, ia kembali sebagai petani bawang sekaligus aktivis hak-hak petani. Alumnus Fakultas Geografi UGM 2004 itu adalah Ketua LSM Forum Kajian Masyarakat Brebes.

Ia pernah memimpin demo petani bawang di depan Kantor Bupati Brebes, menuntut pemerintah hadir atas jatuhnya harga bawang hingga titik terendah, yakni Rp 4 ribu per kilogram, pada 29 Desember 2017.

Ketika Sandi berkunjung ke Desa Krasak, Brebes, pada Senin (11/2), ia naik ke atas panggung dan curhat soal masih rendahnya harga bawang, yakni Rp 6 ribu. Seperti umumnya petani setempat, ia berutang ke BUMD Bank Puspa Kencana.

"Saya pinjam di bank ini senilai Rp 15 juta untuk modal menanam brambang (bawang merah). Sampai sekarang, demi Allah, saya tidak bisa bayar utang. Saya sudah dua kali kredit diperpanjang. Borek (jaminan)-nya rumah bapak ibu saya," ujar Subhan kepada Sandi.

Kubu 01 Kembali Tuding Sandiaga Uno Lakukan 'Drama Berseri'

Ia curhat sambil bersedu-sedan. Subhan mengaku meneruskan usaha tani orang tuanya, pasangan H Abdul Khalim-Saripah. Momen itulah yang dinilai sebagai 'sandiwara'.

Subhan membantah. Ia menegaskan bukan partisipan parpol atau capres manapun. "Saya ingin nasib petani bawang Brebes yang sedang mengeluhkan anjloknya harga bawang merah jadi perhatian," katanya.

Sejak tak lagi menjabat Kepala Divisi Sosialisasi KPUD, Subhan kerap muncul pada acara-acara yang dihadiri pejabat negara maupun orang-orang berpengaruh lainnya. Ia, antara lain, pernah hadir dalam kampanye caleg PDIP Paramitha Widya Kusuma dan caleg PKB Zubad.

Termasuk saat Sandi berkunjung ke sana, ia memperjuangkan kepentingan petani bawang.

Ketua Dewan Kesenian Brebes Wijanarko Wijan memastikan Subhan memang petani bawang. "Ia petani di Desa Tegalglagah, Bulakamba, Brebes," ujarnya kepada wartawan.

Dalam video yang diunggah akun Twitter @sandiuno itu, bukan hanya Subhan yang curhat. Adapula petani bawang Kagin, asal Desa Lembahrawa. "Sudah sejak empat tahun lalu para petani bawang sengsara, pak. Ya itu, nandur bawang tukule utang (tanam bawang tumbuh utang),” ujar Kagin.

Pagi ini, Sandi membantah rekayasa Subhan. Ia mempersilakan telusuri rekam jejak seseorang yang sangat mudah pada era ini. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu khawatir dengan budaya 'menyerang' atau merundung (bully) terhadap lawan akhir-akhir ini.

"Saya khawatir sekali elite kita bukannya menangkap apa yang menjadi esensi yang disampaikan oleh Pak Subhan, tapi meng-attack, menyerang pribadi Pak Subhan. Oh itu bohong..." kata Sandi di Jakarta Selatan, Rabu (13/2) pagi. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top