KPAI Ingatkan Agar Tidak Libatkan Cucu dalam Kampanye

publicanews - berita politik & hukumJokowi dan cucunya Jan Ethes Sirnarendra (3) dalam sebuah kesempatan. (Foto: Biro Pers Setneg)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan orangtua agar tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye pemilu. Pernyataan tersebut disampaikan Komisioner KPAI Jasra Putra, kemarin, menanggapi polemik kehadiran cucu petahana Joko Widodo, Jan Ethes Sirnarendra (3).

Menurutnya, jika benar ada upaya melibatkan putra pasangan Gibran Rakabuming-Selvi Ananda tersebut ke pusaran politik maka berpotensi melanggar hak anak itu sendiri.

"Dugaan kita ada upaya untuk menarik Jan Ethes dalam arena kontes politik," kata Jasra Putra dalam diskusi media di Gedung Joeang 45, Jakarta, Minggu (10/2).

KPAI, ia menambahkan, melihat isu ini lebih jauh, apakah ada upaya secara sistematis ke situ. Setelah melakukan kajian menyusul isu pelibatan cucu ini viral, KPAI bersurat kepada Bawaslu karena sudah ada MoU soal pelibatan anak dalam politik.

Jasra mengingatkan Pasal 35b Undang-undang Perlindungan Anak Tahun 2014 yang menyatakan, setiap anak memiliki hak dilindungi dari penyalahgunaan kegiatan politik.

Jokowi Bantah Libatkan Cucu Berkampanye

Ia berharap Jokowi melindungi cucunya dan seluruh anak Indonesia dari kepentingan Pemilu. "Setuju atau tidak setuju, faktanya video Jan Ethes sudah viral ke publik," Jasra menegaskan.

Pada kesempatan yang sama Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin membenarkan telah menerima surat dari KPAI. Bawaslu akan menyurati semua paslon Pilpres dan calon anggota legislatif untuk tidak melibatkan anak-anak.

"Sifatnya administrasi ke peserta pemilu, jika memang melibatkan anak dalam kampanye. Karena orientasinya bisa kita cegah dengan mengingatkan mereka untuk tidak melakukan mobilisasi dan pelibatan anak dalam kampanye," ujar Afifuddin.

Jokowi pernah membantah ia melibatkan Jan Ethes dalam kampanye. Penegasan tersebut untuk menjawab cuitan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. Ia membenarkan mengajak cucunya ke toko, jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor, atau wawancara sekeluarga di TV.

"Masa kayak gitu dibilang kampanye. Kampanye yang mana? Kan nggak pernah saya ajak teriak-teriak di forum kampanye," katanya, 30 Januari 2019. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top