Survei Populi Center

Lebih 72 Persen Warga Muhammadiyah Pilih Jokowi-Ma'ruf

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo mengunjungi PP Muhammadiyah, diterima Ketua Umum Haedar Nasir (kiri), Selasa (8/11/2016). (Foto: Setkab.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Populi Center Nasional merilis hasil survei yang dilakukan pada 20-27 Januari 2019. Hasilnya, berdasar kategori organisasi Islam, sebanyak 72.1 persen warga Muhammadiyah mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 mendapat dukungan dari ormas Nahdlatul Ulama sebanyak 56,1 persen. Namun, tidak mendapat dukungan alias 0 persen dari Front Pembela Islam (FPI).

Sebaliknya, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat dukungan 100 persen dari FPI dan 64,3 persen dari ormas Persatuan Islam.

Paslon nomor urut 02 ini mendapat dukungan sebanyak 31 persen dari Muhammadiyah dan 20,9 persen dari Nahdlatul Ulama.

Survei yang dilakukan usai debat perdana kedua paslon ini menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di angka 53,1 persen dan Prabowo-Sandi sebesar 31,1 persen. Responden yang belum menentukan pilihan mencapai 15,8 persen.

Peneliti Senior Populi Center Afrimadona menilai, debat perdana lebih memiliki efek pada masyarakat yang sudah memiliki pilihan.

"Namun, dalam debat awal bertema Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme, kedua paslon tampak tidak berupaya untuk menonjolkan diri masing-masing," kata Afrimadona, dalam rilisnya, di Populi Center, Jakarta Barat, Kamis (7/2).

Survei itu dilakukan dengan 1.486 responden, dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling), dengan margin of error 2.53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. de'fara @shahiaFM07 Februari 2019 | 21:51:01

    Tidak salah kl warga muhamammadiah memilih pasangan jokowi ma'ruf, untuk saat ini memang merekalah pasangan yg banyak membawa perubahan dan kesejahteraan bagi bangsa indonesia nantinya.

Back to Top