Dianggap Fitnah Capres Prabowo, Sekjen PDIP Dilaporkan

publicanews - berita politik & hukumSekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dilaporkan ke Bawaslu oleh Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB). Mereka menilai Hasto amenebar hoaks dengan menghina dan memfitnah Prabowo Subianto.

Koordinator kuasa hukum TAIB Djamaluddin Kordoeboena dalam keterangannya mengatakan, Hasto menyinggung capres nomor urut 02.

Pernyataan Hasto yang dianggap menghina itu menyebutkan bahwa ada calon capres yang selalu menebar fitnah dan marah-marah. Hasto mengatakan hal itu saat safari kebangsaan di Lebak, Banten.

"Dia menyatakan 'Masyarakat ini mau pilih yang mana? Mau penyebar fitnah atau yang difitnah?' Nah, sekarang pertanyaannya, ada berapa calon presiden kita saat ini? Cuma dua antara pasangan Pak Jokowi dan pasangan Pak Prabowo," ujar Djamaludin di kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (26/12).

Djamaludin mengaku dirugikan karena Hasto mempunyai posisi sebagai Sekjen Tim Pemenangan Nasional pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu.

"Tentu publik akan meng-adopt itu sebagai suatu kebenaran, padahal itu bukan sebuah kebenaran, itu hoaks," ujarnya.

Laporan pelanggaran pemilu ini tercatat dengan nomor 13/LP/PL/RI/00.00/XII/2018. Hasto diduga melanggar pasal undang-undang No 7 Tahun 2017 pasal 280 huruf C dan huruf D ayat 1 juncto pasal 521. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top