Kampanye Pakai Mobil Pemerintah, Nafa Urbach Dipanggil Bawaslu

publicanews - berita politik & hukumNafa Urbach. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Magelang - Artis peran dan penyanyi Nafa Urbach dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang atas dugaan pelanggaran kampanye. Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Nasdem itu menggunakan mobil pelat merah untuk berkampanye.

Nafa datang ke kantor Bawaslu Magelang di kawasan Mungkid, Kabupaten Magelang, Rabu (14/11) sore. Ia didampingi tim kampanyenya dan kuasa hukum dari DPP Partai Nasdem dan diperiksa sekitar satu jam.

Ketua Bawaslu Magelang MH Habib Shaleh mengatakan, ini merupakan panggilan kedua karena pada 5 November lalu tidak datang dengan alasan ada syuting di Jakarta.

Bawaslu, ia menambahkan, sudah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari tim kampanye nasional, pelaksana kampanye Magelang, dan Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang hingga perangkat desa dan warga yang melihat langsung pelanggaran oleh Nafa tersebut.

"Klarifikasi terhadap Nafa Urbach ini sangat penting untuk melengkapi kajian Bawaslu atas dugaan pelanggaran larangan kampanye," ujar Habib, Rabu (14/11).

Pelanggaran kampanye artis asal Magelang, Jawa Tengah, itu berupa pemakaian mobil tanki air milik BPBD Magelang dengan nomor polisi AA 9537 HB.

"Keterangan Nafa diperlukan untuk melengkapi kepingan informasi yang digali Bawaslu," Habib menambahkan.

Dari informasi yang dihimpun, Nafa menggunakan mobil tanki milik pemerintah itu untuk bakti sosial di Dusun Kenteng, Desa Bawang, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, pada 27 Oktober 2018. Mobil tanki tersebut dipasangi alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk.

Kepada Bawaslu, Nafa mengaku tidak tahu menahu bahwa penggunakan mobil tanki pemerintah merupakan pelanggaran. Ia mengatakan pelaksanaan kampanyenya diurus oleh tim.

Janda Zack Lee itu disangkakan pelanggaran atas Pasal 521 jo Pasal 280 ayau 1 huruf h UU Nomor 7 Tahun 2017, serta Peraturan KPU Nomor 33 Tahun 2018. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top