Pelanggaran Kampanye

Bagi-bagi Sembako, Caleg DPRD Rohil Terancam Didiskualifikasi

publicanews - berita politik & hukumTim Sentra Gakkumdu Bawaslu Provinsi Riau dalam jumpa pers dugaan pelanggaran kampanye oleh seorang caleg Kabupaten Rokan Hilir. (Foto: potretnews.com)
PUBLICANEWS, Rohil - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pekanbaru segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan calon anggota legislatif (caleg) KRS. Caleg DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) itu diduga membagi-bagikan sembako kepada masyarakat.

"Kita sudah turun kemarin ke Rohil, Rabu (7/11) bersama tim Gakkumdu terdiri dari kepolisian dan kejaksaan, untuk menangani dugaan kasus money politics," kata Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, Kamis (8/11).

Bawaslu Rohil sebetulnya sudah memantau aktivitas kampanye KRS. Petahana wakil rakyat Rohil itu diduga memberi bantuan sembako kepada puluhan korban banjir di Kepenghuluan Karya Mulyo Sari, Kecamatan Pekaitan.

"Berupa beras, susu kaleng, teh, dan gula. Barang sudah disita oleh Bawaslu Rohil," ujar Rusidi.

Seiring penelusuran Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Rusidi berjanji akan memanggil caleg dari Dapil I Rohil itu guna memastikan statusnya sebagai anggota DPRD atau caleg.

"Dan terkait statusnya sebagai caleg nanti akan kita lihat, apakah ada kemungkinan dilakukan diskualifikasi atau tidak," ia menjelaskan.

Saat ini Gakkumdu masih memeriksa sejumlah saksi yang menerima sembako. Tim nantinya akan memanggil ahli dari KPU Riau dan ahli hukum pidana, termasuk Ketua dan Sekwan DPRD Rohil.

Jika terbukti bersalah, KRS bisa terancam hukum pidana pemilu dengan ancaman maksimal dua tahun kurungan penjara ditambah denda Rp 24 juta. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top