Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

publicanews - berita politik & hukumSalah satu wilayah di Nduga, Papua. (Foto: suarapapua.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Papua merupakan provinsi dengan wilayah yang luas, Karakter unik dan memiiki kekayaan alam melimpah. Namun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mereka paling rendah di Indonesia.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tumbuh karena proses internalisasi nilai-nilai Pancasila belum tuntas, ditambah adanya akumulasi kekecewaan masyarakat Papua atas terbatasnya pelayanan ekonomi, kesejahteraan, dan pendidikan.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan hal itu dalam rilisnya, Selasa (22/6). Menurutnya, ada empat aspek krusial yang menjadi akar permasalahan penegakan hukum di Papua.

"Yaitu aspek politik kolonialisme, aspek ekonomi dan kesejahteraan, aspek sosio kultural, dan aspek idiologis serta nasionalisme," ujar Argo.

Salah satu spesifikasi ancaman kerawanan yang membedakan antara Papua dengan provinsi lainnya adalah adanya gangguan kamtibmas yang ditimbulkan oleh aktifitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Namun tidak semua wilayah di Papua terjadi kekerasan bersenjata, hanya di beberapa Kabupaten, antara lain Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Nduga dan Mimika," kata Argo.

Oleh karena itu, Polri mengajak elemen mahasiswa dan pemuda agar menjadi pioneer of problem solving dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di sana.

"Juga pioneer of nationalism untuk mengikis ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan pioner kebangkitan, kemandirian dan kesejahteraan Papua," katanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top