Protokol Kesehatan

Surat Terbuka PA 212 dan Ancaman Geruduk PN Jaktim

publicanews - berita politik & hukumSalah satu video mengatasnamakan perwakilan umat Poso menyerukan pembebasan Rizieq Syihab dan kecaman kepada JPU. (Foto: Twitter/muslimcyberarmy)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif berserta ulama lainnya mengirimkan surat terbuka ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Mereka mendesak pembebasan murni Rizieq Syihab dalam kasus tes swab RS Ummi.

"Kami meminta kepada Majelis Hakim yang mengadili perkara Habib Rizieq, Habib Hanif (menantu Rizieq) dan Dokter Tatat (Direktur RS Ummi) agar membebaskan mereka dari segala dakwaan dan tuntutan yang tidak masuk akal sehat tersebut," kata Slamet dalam suratnya, Senin (21/6).

Slamet juga mendoakan keselamatan Majelis Hakim. "Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala kuatkan dari segala bujuk rayu dan tekanan dari jin oligarki sehingga memutuskan dengan putusan yang seadil-adilnya," ujar Slamet.

Sementara itu, di media sosial beredar seruan pembebasan Rizieq Syihab. Video pernyataan itu dari berbagai daerah itu mengatasnamakan masyarakat. Dalam video tersebut mereka mengecam jaksa penuntut umum yang mengatakan bahwa gelar Imam Besar dari Rizieq hanya isapan jempol.

Beberapa dari video itu menyatakan akan datang ke PN Jakarta Timur dan menantang JPU. Mereka mengatakan akan menggeruduk saat pembacaan vonis Rizieq pada Kamis (24/6) nanti.

Dalam kasus dakwaan penyebaran kabar bohong hasil tes swab dan dugaan membuat onar di masyarakat, Rizieq dituntut enam tahun penjara. Sedangkan menantu Hanif dan pimpinan RS Ummi dituntut 2 tahun penjara. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top