Keluarga Minta Adelin Lis Ditahan Lapas Tanjung Gusta

publicanews - berita politik & hukumBuron terpidana kasus pembalakan liar Adelin Lis dihadirkan dalam keterangan pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Minggu (20/6). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Keluarga terpidana pembalakan liar Adelin Lis mengirimkan surat ke Kejaksaan Agung agar ditahan di Lapas Tanjung Gusta, Medan. Adelin pada Rabu (16/6) lalu dibawa dari Singapura oleh tim kejaksaan.

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer mengatakan belum bisa memastikan lokasi penahanan Adelin mengingat saat ini masih menjalani protokol kesehatan.

"Nanti kami lihat apakah kami akan berkoordinasi dengan Ditjen Pemasyarakatan. Saat ini yang bersangkutan harus isolasi mandiri 14 hari dulu," ujar Kapuspenku. Leonard, Minggu (20/6).

Kejagung menempatkan mantan buron lebih dari 10 tahun itu ke Rutan Salemba cabang Kejagung untuk menjalani karantina.

Adelin menggunakan nama palsu Hendro Leonardi untuk kabur ke Singapura pasa 2006 silam, ia adalah terpidana kasus pembalakan liar. Ia diangkap KBRI Beijing, namun lolos dari kawalan.

Pada November 2007, Pengadilan Negeri Medan memvonis bebas Adelin. Setahun kemudian Mahkamah Agung mengabulkan kasasi jaksa penuntut umum (JPU) dengan putusan 10 tahun penjara.

Lagi-lagi, ia kabur. Hingga tersandung kasus imigrasi di Singapura dan akhirnya digelandang ke Gedung Bundar. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top