Rapat Tertutup 7 Jam dengan DPR, Prabowo Masih Godok Anggaran Rp 1.760 T

publicanews - berita politik & hukumMenhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakart - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengadakan rapat 7 jam dengan Komisi I DPR. Dalam rapat tertutup itu, Prabowo diminta menjelaskan rencana induk pertahanan Indonesia ke depan.

"Saya diminta menjelaskan tentang konsep rencana induk ke depan, kita sudah menyusun itu. Ya kita sering bahas, banyak pertanyaan. Ya ada juga isu-isu di luar dan sebagainya, saya jelaskan satu persatu,” kata Prabowo usai rapat dengan DPR, Rabu (2/6).

Menurut Prabowo, kondisi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia sangat tua dan mendesak untuk segera diganti dan diperbaharui. “Kebutuhan-kebutuhan sangat penting dan kita siap menghadapi dinamika lingkungan startegis yang berkembang dengan sangat pesat,” ia menegaskan.

Mengenai kabar alokasi anggaran belanja alutsista hingga ribuan triliun rupiah, mantan Pangkostrad itu mengatakan masih belum final. "Rencana ini masih kita godok bersama Bappenas,” ujar Prabowo memungkasi keterangan kepada wartawan di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta.

Dalam rapat tersebut Prabowo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta tiga kepala staf TNI, dan jajaran Kemenhan.

Sebelumnya beredar rencana Kemenhan akan mengeksekusi belanja anggaran Alpalhankam untuk Renstra 2020-2044 yang mencapai 124 miliar dolar AS atau setara Rp 1.760 triliun. Pembelian alutsista tersebut bersumberkan kredit ekspor dengan skema pinjaman hingga 2045.

Kabar tersebut dibantah Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia menyebutkan pula tidak ada PT Teknologi Milter Indonesia yang akan bertindak sebagai operator pembelian alutsista. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top