KPK Sayangkan Beredarnya Potongan SK Hasil TWK

publicanews - berita politik & hukumPotongan dugaan surat pimpinan KPK mengenai keputusan hasil tes wawasan kebangsaan pegawai KPK yang tidak lolos. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK tengah mengecek keabsahan potongan surat keputusan pimpinan KPK tentang hasil Tes Wawasan Kebangsaan yang beredar di masyarakat. Potongan surat tersebut diteken Ketua KPK Firli Bahuri, tanpa tanggal dan stempel.

Surat yang viral itu berisi pemberhentian 75 pegawai KPK yang tidak lolos untuk menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya.

"Kami menyayangkan beredarnya potongan surat tersebut, karena secara kelembagaan, saat ini KPK sedang berupaya untuk menyelesaikan seluruh tahapan pengalihan pegawai KPK menjadi ASN dengan cermat agar bisa tepat waktu sesuai rencana," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Minggu (9/5).

Ali mengingatkan agar media dan publik berpedoman pada informasi resmi KPK baik lewat juru bicara maupun seluruh saluran komunikasi resmi yang dimiliki KPK.

Potongan surat tersebut memuat empat poin. Pertama, menetapkan nama-nama pegawai yang tidak memenuhi syarat sebagai ASN dalam lampiran SK.

Kedua, memerintahkan pegawai yang dimaksud agar menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan langsung sambil menunggu keputusan lebih lanjut. 

Ketiga, menetapkan lampiran keputusan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keputusan.

Keempat, keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Tertulis pula bahwa salinannya disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN), Dewan Pengawas KPK serta yang bersangkutan, dalam hal ini para pegawai yang tak memenuhi syarat TWK. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top