Politikus PDIP Minta Pegawai KPK yang Tak lolos ASN Mundur

publicanews - berita politik & hukumNovel Baswedan (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta ‐ Politikus PDIP Kapitra Ampera menilai alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) seharusnya adalah hal yang biasa dan tak perlu menjadi kegaduhan.

Tes Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan KPK bekerja sama dengan BKN adalah dalam rangka melaksanakan Undang Undang No 19 Tahun 2019 yangmensyaratkan pegawai KPK adalah ASN.

"Pegawai KPK yang tidak lolos tes, tak perlu gaduh," kata Kapitra, Sabtu (8/5).

Mantan pengacara Rizieq Syihab itu ikut menyinggung penyidik senior KPK Novel Baswedan yang dikabarkan termasuk 75 pegawai yang tidak lolos menjadi ASN.

"Nah harus bagaimana lagi? Kalau saya sih lebih baik mengundurkan saja, masa sudah senior tidak lolos tes," ujarnya.

Kapitra meyakini tes yang dilakukan oleh panitia penyelenggara menjadikan pegawai KPK sebagai ASN sudah memenuhi prosedur.

“Tes ASN biasa dilakukan secara kuantitatif dan obyekyif, termasuk biasanya menggunakan vendor pihak ketiga,” ia menjelaskan.

Kapitra mengutip pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri yang menyakan tidak bisa melakukan pemecatan pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Ia pun menyebutkan bahwa tidak ada pilihan bagi yang tidak lolos ASN selain undur diri. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top