100 Hari Pertama, Kapolri Dinilai Sukses Bawa Perubahan

publicanews - berita politik & hukumKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.(Foto: Divhumas Polri)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini Jenderal Listyo Sigit Prabowo genap 100 hari menjabat Kapolri sejak dilantik pada 27 Januari 2021 lalu.

Peneliti LIPI Prof Hermawan Sulistyo menilai sejauh ini upaya Jenderal Sigit dalam melakukan perubahan internal dan penegakan hukum sudah sesuai dengan semangat kepolisian yang demokratis (democratic policing).

Dalam 100 hari pertamanya, Kapolri terlihat memperbaiki persoalan yang kompleks dari hulu. Misalnya dengan membuat aplikasi-aplikasi pengawasan hingga lalu lintas yang memudahkan pelaporan publik.

"Kalau terjadi penyalahgunaan atau pelanggaran hukum baik dari masyarakat maupun untuk internal polisi itu sendiri," kata Hermawan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (8/5).

Seorang pejabat negara apalagi sekelas Kapolri memang tidak semudah membalikan telapak tangan dalam melakukan perubahan secara komprehensif. Apalagi jika semangat perubahan itu belum tersampaikan dengan baik ke ruang publik.

"100 hari kan tak bisa langsung berikan apa maunya LSM, polisi kan juga harus menjaga keseimbangan antara ruang publik, ruang privat, dan ruang negara," ujarnya.

Jika dalih penindakan sewenang-wenang kepolisian dalam melakukan penanganan pandemi Covid-19, Hermawan menjelaskan di Indonesia masih jauh lebih humanis dibandingkan India. Menurutnya, polisi India lebih bersikap represif.

"Lalu apa ukuran represif itu, apakah orang lewat kemudian ditembakin. Pembubaran kerumunan ini kan jauh dari refresif, karena tujuan menyelamatkan orang yang dibubarkan itu tidak tewas karena Covid," katanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top