Bamus DPR Akan Tentukan Nasib Azis Syamsuddin

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. (Foto: Dok DPR)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin diujung tanduk. Pimpinan DPR segera menggelar rapat Badan Musyawarah (Bamus) dengan pimpinan fraksi membahas posisi Azis sebagai Wakil Ketua DPR.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Habiburokhman menjelaskan bahwa nasib Azis di kursi Wakil Ketua DPR akan dibahas oleh para pimpinan di DPR. Diketahui selain Azis, duduk sebagai pimpinan DPR yaitu Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua Sufmi Dasco Ahmad, Rachmat Gobel, dan Muhaimin Iskandar.

"Saya pikir itu nanti domain pimpinan di DPR. Karena mereka kolektif kolegial," kata Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (30/4).

Mengenai status Azis, politikus Partai Gerindra itu menambahkan, akan diputuskan secara kolektif kolegial. "Jadi kayak saya di MKD salah satu wakil ketua kerjanya selalu kolektif kolegial. Mungkin kita tunggu apa, biasanya nanti dibahas di pimpinan baru di Bamus. Kita tidak akan mendahului itu," Habiburokhman menjelaskan.

Menurut Waketum Partai Gerindra itu, MKD DPR baru akan membahas laporan dugaan pelanggaran kode etik Azis setelah masa reses berakhir pada 5 Mei mendatang.

Stepanus Robin Akui Bertemu Syahrial di Rumah Dinas Azis Syamsuddin

"Kami tidak bisa mendahului KPK, sebaliknya proses di MKD akan mengacu pada proses hukum yang berjalan. Tapi bagaimanapun, sikap resmi MKD akan kami bahas saat rapat internal sekitar tanggal 6 (Mei) besok," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memilih tak berkomentar banyak. "Nanti ada waktunya. Ada waktunya ya," ujar Airlangga, Kamis malam kemarin.

KPK menyebut Azis Syamsuddin memfasilitasi pertemuan Walikota Tanjungbalai M Syahrial dengan penyidik AKP Stepanus Robin Pattuju. Kasus itu berujung suap dan keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Buntut dari keterlibatan Azis, KPK melalui Dirjen Imigrasi Kemenkumham telah mencekal Ketua DPP Partai Golkar itu ke luar negeri sejak 27 April lalu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top