Dahlan Iskan Diambil Darah, Bagian dari 180 Relawan Vaknus

publicanews - berita politik & hukumDahlan Iskan. (Foto: disway.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan ikut menjadi bagian dari 180 relawan Vaksin Nusantara (Vaknus) tahap 2. Sebelumnya sejumlah anggota DPR hingga mantan Menkes Siti Fadilah Supari telah diambil darah sebagai sampel di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

"Pagi tadi (diambil darah), termasuk 120 dari target 180 relawan," kata Tim Peneliti Utama Vaksin Nusantara Kolonel Corps Kesehatan Militer (CKM) Jonny kepada wartawan, Senin (19/4).

Menurut Jonny, setelah sampel darah diambil maka akan dibiakkan dan dikenalkan dengan protein spike dari virus Covid-19 untuk membentuk antibodi. Bisanya proses 7 hari. Jika pembiakkan berhasil, relawan akan kembali ke RSPAD untuk mendapat suntik dari darah yang telah dikembangkan metode sel dendritik tersebut.

Tadi pagi, TNI menegaskan bahwa Vaknus buka program TNI, tetapi tetap mendukung pengembangan vaksin Covid-19 dalam negeri meski harus mensyaratkan legalisasi BPOM.

Direktur Pelayanan Kesehatan (Diryankes) RSPAD Gatot Soebroto Nyoto Widyoastoro menyatakan aktivitas pengambilan sampel darah relawan bukanlah lanjutan uji klinis yang diselenggarakan di RS Kariadi Semarang.

"Ini adalah penelitian mengenai vaksin dendritik tapi tidak dilanjutkan, bukan dipindahkan (dari RS Kariadi Semarang). Tapi RSPAD memang melakukan penelitian tentang dendritik vaksin," ujar Nyoto dalam konferensi pers di Mabes TNI, siang ini.

Ia menegaskan apa yang dilakukan adalah suatu penelitian sel dendritik sesuai kaidah ilmiah. Secara teori, sel dendritik sudah dipakai untuk pengobatan kanker sehingga dikembangkan untuk membuat vaksin dari dendritik, ditujukan sebagai vaksin khususnya atasi Covid-19. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top