6 Juta Dosis Vaksin Curah Sinovac Tiba Lagi Siang Tadi

publicanews - berita politik & hukumMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Bandara Soekarno-Hatta saat kedatangan vaksin Covid-19 tahap kedelapan. (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sebanyak 6 juta dosis bahan baku vaksin CoronaVac dari Sinovac, Tiongkok, kembali tiba pada Minggu (18/4). Pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA-891 yang membawa vaksin tersebut, tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sekitar pukul 11.45 WIB.

Kedatangan vaksin kali ini merupakan yang kedelapan dari keseluruhan vaksin Covid-19 yang telah tiba sejak yang pertama pada 6 Desember 2020.

"Hari ini kami menerima kedatangan enam juta bulk vaccine dari Sinovac China yang merupakan bagian dari pengiriman 140 juta bulk vaccine yang akan kita terima tahun ini. Total yang sudah kita terima dari Sinovac adalah 59,5 juta bulk vaccine," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya, Minggu (18/4).

Nantinya, 6 juta dosis bahan baku vaksin tersebut akan terlebih dahulu diolah dan diproduksi oleh PT Bio Farma yang telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Vaksin produksi Tiongkok ini sebelumnya telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM dan memperoleh fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hingga saat ini, dari kurang lebih 46 juta dosis vaksin yang telah diolah oleh Bio Farma, sebanyak 22 juta dosis telah diterima dari BUMN yang berfokus pada produksi vaksin dan antisera tersebut untuk kemudian didistribusikan ke seluruh daerah.

Budi mengatakan, Pemerintah akan berupaya terus memperoleh dosis vaksin, yang nantinya akan diberikan secara gratis kepada kurang lebih 181,5 juta masyarakat.

"Diharapkan dalam satu bulan ke depan kita bisa menerima tambahan sekitar 20-an juta dosis lagi hasil produksi dari Bio Farma atas kedatangan bulk vaccine ini," ujar Budi.

Ia berharap program vaksinasi untuk seluruh daerah, provinsi, kabupaten, dan kota madya bisa berjalan untuk bulan April dan Mei berjalan lancar dan baik.

Untuk diketahui, hingga 17 April 2021 kemarin, pemerintah telah melakukan sebanyak 16,6 juta suntikan dosis vaksinasi kepada masyarakat. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top