Kemenkes Nyatakan Ada 10 Kasus Corona B117

publicanews - berita politik & hukumBotol ampul kaca mengandung sel molekul Covid-19 asal Inggris yang telah mengalami mutasi RNA menjadi varian baru. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan ada 10 kasus Corona B117 varian mutasi Inggris di Tanah Air hingga saat ini.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan ada tambahan 3 temuan kasus baru.

"Selain kemarin 7 ada satu tambahan di Sumut, dan dua di Kabupaten Karawang," ujar Nadia, yang juru bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes kepada wartawan, Rabu (7/4).

Ia menjelaskan, dua kasus baru Corona B117 di Karawang, Jawa Barat, merupakan kontak erat dari pasien pertama yang terkonfirmasi virus Corona B117 di Karawang beberapa waktu lalu.

Pemerintah sebelumnya mengumumkan ada 7 kasus Corona B117. Warga Bogor yang baru pulang bekerja di Afrika dinyatakan terjangkit Covid-19 B117 pada 1 Februari 2021. Kondisinya kini telah pulih.

Menurut Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF) Prof dr Chairul Anwar Nidom, setelah mutasi virus B117 dari Inggris kini muncul
mutasi virus E484K varian Eek.

"Jadi B117 ada mutasi lagi di dalamnya, yaitu varian Eek. Para ahli sepakat bahwa itu escape mutan, yaitu cara virus menghindari antibodi yang ada dalam tubuh, sehingga tidak mau mati," ujarnya.

Virus hasil mutasi dari B117 ini lebih ganas dari mutasi virus sebelumnya.
Di Indonesia sudah ada tiga varian virus Corona yang terdeteksi, yakni D614G, B117, dan N439K. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top