Pendiri Partai Demokrat Ini Sebut Pelawan SBY Tak Waras

publicanews - berita politik & hukumSusilo Bambang Yudhoyono. (Foto: @SBYudhoyono)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kemenkumham telah menolak KLB Sibolangit yang menetapkan Meoldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Namun, kubu Moeldoko tetap mengajukan gugatan dengan mempersoalkan AD/ART Partai Demokrat ke PN Jakarta Pusat.

Salah satu pendiri Partai Demokrat Ifan Pioh menyebutkan, kelompok penentang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak waras. Ia mengingatkan kontribusi besar dari SBY terhadap partai.

"SBY dirikan Partai, sukses dan menjadi partai besar, 19 tahun kemudian anaknya dipilih secara Demokratis jadi Ketum PD, ada kelompok orang tidak setuju," cuit Ifan Pioh melalui akun twitternya @ivan_pioh, Rabu (7/4).

Menurutnya, orang-orang yang menolak AHY memimpin Partai Demokrat tidak waras. "Pendapat saya hanya satu, orang-orang itu sudah tidak waras," katanya.

Pioh menyindir soal teman lama yang sudah tidak aktif di Partai Demokrat tetapi melawan SBY "Ada teman-teman lama tdk aktif di PD tiba2 melawan SBY, ini lebih tidak waras," ia mrnambahkan.

Juru Bicara kubu Moeldoko mengklaim telah mengajukan gugatan ke PN Jakarta Pusat. Ada tiga tuntutan yang diajukan.

Pertama, yaitu meminta Pengadilan membatalkan AD/ART Demokrat 2020. "Karena melanggar UU baik formil dan materil," ujar Rahmad.

Kedua, meminta dibatalkannya akta notaris AD/ART 2020 serta susunan pengurus DPP. Ketiga meminta Kubu AHY ganti rugi Rp100 miliar rupiah. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top