Digugat Perusahaan Asal Singapura, Keluarga Cendana Diminta Serahkan Museum Purna Bhakti

publicanews - berita politik & hukumMuseum Purna Bhakti Pertiwi dan Puri Jati Ayu, yang beralamat di Jl. Taman Mini No.1, Jakarta Timur. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mencatat gugatan perusahaan asal Singapura, Mitora Pte Ktd. Tergugat adalah lima anak Presiden Soeharto karena dianggap melakukan perbuatan melawan hukum.

Perkara dengan nomor 244/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL itu telah dimulai sidang pada Senin (5/4) lalu. Adapun pihak tergugat yaitu Yayasan Purna Bhakti Pertiwi, Siti Hardianti Hastuti Rukmana, Bambang Trihatmojo, Siti Hediati Hariyadi, Sigit Harjojudanto, dan Siti Hutami Endang Adiningsih.

Petitum gugatan meminta pengadilan menyatakan bahwa para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum.

"Menyatakan sah dan berharga Sita Jaminan yang diletakan pada Sebidang Tanah dan Bangunan beserta dengan isinya," demikian isi petitum gugatan, seperti terlihat Rabu (7/4).

Adapun penyitaan yang dimaksud meliputi sebidang tanah seluas 20 Ha dengan bangunan di atasnya, yakni Museum Purna Bhakti Pertiwi dan Puri Jati Ayu, yang beralamat di Jl. Taman Mini No.1, Jakarta Timur.

Kemudian minta disita sebidang tanah berikut dengan bangunan di Jalan Yusuf Adiwinata Nomor 14, Menteng, Jakarta Pusat.

Perusahaan privat berbasis di Singapura yang bergerak pada layanan konsultasi manajemen itu meminta para tergugat untuk secara tanggung renteng membayar kewajiban Rp 84 miliar serta kerugian immateriil sebesar Rp 500 miliar.

Mitora juga menggugat Siti Hardianti Hastuti Rukmana, Sigit Harjojudanto, dan Bambang Trihatmodjo ke PN Jakpus. Materi gugatan yaitu Yayasan Harapan Kita dkk dengan nilai gugatan sebesar Rp 584 miliar.

Mitora berdiri pada Maret 2002 lalu. Perusahaan tersebut bersinggungan dengan Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII). Mitora tercatat sebagai salah satu klien proyek bertajuk "Visioning Taman Mini Indonesia Indah." (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top