Vaksinasi Covid-19 Capai 12,7 Juta, Menkes Klaim Terbanyak ke-8 di Dunia

publicanews - berita politik & hukumMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Biro Setpres/Rusman)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan per 5 April 2021 Indonesia telah menyuntikkan 12,7 juta dosis vaksin.

"Untuk informasi, Indonesia sekarang dari jumlah suntikan merupakan ranking 8 dunia,” ujar Budi dalam CIMB Niaga Forum Indonesia Bangkit, Selasa (6/4).

Program vaksinasi Covid-19 dimulai pada 13 Januari 2021 lalu. Budi mengatakan jika negara produsen tidak ikut dihitung, maka Indonesia menempati urutan keempat dunia di bawah Brasil, Turki, dan Jerman.

Ia menjelaskan saat ini Indonesia mampu menyuntikkan 500 ribu dosis vaksin setiap hari. Artinya Indonesia bisa menyuntikkan 2,5 juta dosis vaksin dalam seminggu atau 10 juta dosis per bulan.

Namun Budi menjelaskan bahwa kecepatan vaksinasi juga bergantung pada ketersediaan vaksin itu sendiri. Ia menyebutkan awal Januari terdapat 3 juta dosis vaksin.

"Jadi enggak mungkin kita mau gas. Berapa, sejuta sehari? Atau 500 ribu sehari? Ya itu 6 hari juga sudah abis vaksinnya. Padahal kita punya waktu 1,5 bulan. Jadi kecepatan vaksinasi juga disesuaikan dengan ketersedian vaksin,” ujarnya.

Pemerintah terus menekan penularan Covid-19 antara lain dengan kebijakan larangan mudik juga memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, 6-19 April, dan memperluasnya ke 20 provinsi.

Kebijakan PPKM yang diperpanjang mulai hari ini meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Sumatera Utara.

Kemudian, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara total kasus Covid-19 hingga hari ini mencapai 1.542.516 orang. Tambahan kasus baru sebanyak 4.549 orang. Pasein sembuh 4.296 orang sehingga total akumulatif 1.385.973 pasien. Pasien meninggal dilaporkan 162 orang menjadi 41.977 korban jiwa. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top