Presiden Sampaikan Duka Cita pada Korban Banjir Bandang di NTT

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo menyampaikan rasa duka atas korban meninggal akibat banjir bandang di NTT. (Foto: YouTube/sekretariat presiden)
PUBLICANEWS, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita atas musibah banjir bandang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sebagian Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban meninggal dalam musibah tersebut," kata Jokowi dalam video yang diunggah di kanal YouYube Sekretariat Presiden, Senin (5/4).

Presiden telah memerintahkan Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Panglima TNI, dan Kapolri untuk evakuasi dan penanganan korban bencana.

"Saya minta agar penanganan bencana dapat dilaksanakan dengan cepat dan baik, seperti bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik, dan kehutuhan dasar bagi para pengungsi," ujarnya.

Jokowi juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan selalu meningkatkan kewaspadaan atas bahaya banjir dan longsor akibat curah hujan yang ekstrem.

Sementara itu, Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli mengatakan korban meninggal akibat banjir pada Minggu dini hari mencapai 54 orang.

Banjir bandang menyebabkan tanah longsor di Kabupaten Flores Timur. Longsoran paling parah terjadi di Desa Nele Lamadiken, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur.

Pantauan BPBD di Desa Lamanele, Minggu (4/4), puluhan rumah warga tertimbun lumpur. Bahkan banyak rumah warga yang hanyut terbawa banjir. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo05 April 2021 | 12:18:32

    Semoga masyarakat disana diberi kesehatan dan ketabahan menghadapi musibah ini.
    Dan pemeriƱtah memberikan bantuan yg memang mereka butuhkan.

Back to Top