AHY Sarankan Moeldoko Bikin Partai Baru Ketimbang Begal Demokrat

publicanews - berita politik & hukumAgus Harimurti Yudhoyono di Srmaranf, Jawa Tengah, Minggu (4/4). (Foto: Instagram/agusyudhoyono)
PUBLICANEWS, Semarang - Pasca penolakan hasil KLB Demokrat Siholangit, kubu Moeldoko disarankan membuat partai baru. Pasalnya, keputusan Kemenkumham sudah jelas partai mana yang sah.

"Jadi jangan lagi usik Partai Demokrat. Karena kami siap melawan," kata
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kabupaten Semarang, Minggu (4/4).

AHY kemudian menyarankan kubu Moeldoko membuat partai baru. Saran itu , AHY menambahkan, karena banyak jenderal juga mendirikan partai. Pendirian partai baru dinilai lebih elegan dan bermartabat.

"Tentu SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang membangun Partai Demokrat selama 20 tahun, masak akan dibegal dengan KLB ilegal," ujarnya.

AHY menyebutkan contoh para jenderal mendirikan parpol, antara lain R. Hartono yang mendirikan PKPB, Edy Sudrajat membentuk PKPI, Wiranto membuat Partai Hanura, hingga  Prabowo Subianto mendirikan Partai Gerindra.

Menurut AHY, apa yang dilakukan kubu Moeldoko dengan mengadakan KLB ilegal hanya mencari cara enak belaka sehingga tidak bisa diterima akal sehat.

Adanya kontroversi sempalan Partai Demokrat, AHY menambahkan, SBY tidak perlu turun. Sebab SBY yang sudah merawat partai dari awal hingga besar dipercaya rakyat. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top