Jokowi Pamer Pradesain Istana Baru dan Patung Garuda yang Kontroversial

publicanews - berita politik & hukumPatung Garuda dalam desian Ibukota baru di Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengunggah pradesain Istana Negara yang akan dibangun di Ibukota baru. Jokowi mengunggah video yang dibuka dengan kicauan burung dan hijau taman asri berdurasi 2 menit 7 detik, di akun Instagram pribadinya @Jokowi.

Dalam keterangan video, Jokowi menyampaikan keterangan bahwa pada tahun lalu Kementerian PUPR mengundang beberapa arsitek dan seniman untuk memberikan masukan dan gagasan mengenai bangunan ikonik di Ibukota yang baru.

"Salah satunya adalah pradesain Istana Negara karya seniman patung kenamaan Nyoman Nuarta ini. Usulan beliau sarat dengan filosofi lambang Burung Garuda pemersatu bangsa sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika," tulis Jokowi, Minggu (4/4).

Usulan tersebut masih tahap pradesain. "Saya sangat mengharapkan masukan dari bapak, ibu, dan saudara-saudara semua tentang pradesain Istana Negara ini," ujarnya.

Presiden menginginkan Istana Negara tidak hanya dikenang sebagai tempat Presiden bekerja atau menjadi simbol kebanggaan bangsa, tapi juga mencerminkan kemajuan bangsa.

"Dengan masukan-masukan itu nantinya, saya akan mengundang kembali para arsitek dan para ahli lainnya untuk melakukan pengkayaan pradesain menjadi basic desain Istana Negara," Jokowi menjelaskan.

Desain Istana berbentuk Burung Garuda yang akan dibangun di Ibukota Negara (IKN) baru di Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur, karya pematung Nyoman Nuarta menuai kontroversi.

Setidaknya lima asosiasi arsitek menyampaikan kritik. Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) I Ketut Rana Wiarcha menilai desain tersebut kurang mencerminkan kemajuan peradaban, terutama pada era digital seperti sekarang.

Sedangkan Prasetyoadi dari Green Building Council Indonesia (GBCI) menilai desain Nyoman Nuarta tidak fungsional. Ia mempertanyakan kapasitas pematung Proyek Garuda Wisnu Kencana Bali itu yang bukan seorang arsitektur.

Dewan Arsitek Indonesia (DAI) menyayangkan desain Istana baru tidak dikerjakan arsitek profesional dan melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksana Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek.

"Peraturan itu menunjukkan posisi yang sudah jelas. Artinya clear, apakah seorang non-pilot boleh menerbangkan pesawat terbang, kan tidak," ujarnya mengambil analogi.

Keterlibatan Nyoman Nuarta dianggap menunjukkan kurangnya komitmen pemerintah dalam menjalankan peraturan dan undang-undang arsitek.

Nyoman Nuarta dalam keterangannya mengatakan ia mendapat undangan dari Kementerian PUPR pada 27 Februari 2020 untuk menghadiri Rapat Koordinasi Sayembara Istana di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibukota Negara.

Ia menyebut ada 12 konsep gedung yang disayembarakan. Nyoman mengatakan hanya diberi waktu 12 hari untuk mewujudkan konsep dari paparan lima ahli arsitek tentang visi dan kriteria bangunan IKN.

Konsep desain diserahkan pada 5 Maret 2020 dan dipresentasikan pada 10 Maret 2020. Nyoman mengaku mempresentasikan di depan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

"Semua memang kemudian menjadi keputusan Presiden untuk memilih mana konsep desain yang dianggap memenuhi syarat," kata Nyoman.

Konsep pematung kenamaan itu kemudian dinyatakan memenangkan sayembara pada 29 Maret 2021. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Tukang Komen @pemberiKomentar04 April 2021 | 12:25:13

    Kok spt godzilla...

Back to Top