TKI Penyintas Virus B117 Mudik ke Brebes, 8 Orang Di-tracing

publicanews - berita politik & hukumGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah meminta dilakukan penyisiran atau tracing terhadap keluarga TKI berinisial A yang terinfeksi virus varian baru Corona B117.

"Ada 8 orang yang berhubungan erat, sudah tes semuanya tadi pagi dan hasilnya langsung ke Jakarta," kata Ganjar kepada wartawan, Kamis (4/3).

Kedelapan orang yang berhubungan dekat dengan A dan telah di-tracing tersebut kini menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan.

Politikus PDIP itu belum mengetahui detail perjalanan A dari Karawang ke Brebes. A yang berdomisili di Karawang menengok orang tuanya di Brebes. "Kalau naiknya apa kurang tahu persis," Ganjar menambahkan.

Menurutnya, A sudah menjalani isolasi di Arab Saudi. Demikian pula saat tiba di Jakarta sudah diisolasi dan dinyatakan negatif Covid-19 saat diperbolehkan meninggalkan tempat isolasi di Pademangan, Jakarta.

Diketahui dua TKI Karawang dari Arab Saudi dinyatakan terkena virus varian baru asal Inggris. Selain A yang berdomisili di Kecamatan Pedes, juga terdapat M asal Kecamatan Lemah Abang.

M tiba di Bandara Soekarno Hatta pada 28 Januari 2021 sedangkan A tiba di hari berbeda, 31 Januari 2021, di Bandara Soekarno Hatta.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana mengatakan telah melakukan tracing kepada 15 orang. Belum diketahui hasilnya karena masih menunggu pemeriksaan yang dilakukan Kemenkes dan Balitbangkes.

Sementara itu, hari ini pemerintah melaporkan tambahan kasus Covid-19 sebanyak 7.264 orang hasil dari pemeriksaan 63.051 spesimen. Jumlah pasien positif itu membuat total pasien terkonfirmasi hingga saat ini menjadi 1.361.098 kasus.

Pasien sembuh bertambah 6.440 menjadi 1.176.356 sedangkan Pasien meninggal bertambah 176 menjadi 36.897. Sedangkan terduga terinfeksi virus corona alias suspek sebanyak 67.095 orang.

Kasus baru terbanyak terjadi di DKI Jakarta yakni 2.009, disusul Jawa Barat dengan 1.731 kasus, dan Jawa Tengah sebanyak 591 kasus.

Berikut sebaran dari 7.264 kasus baru pada Kamis (4/3) di 34 provinsi:

DKI Jakarta: 2.009 kasus
Jawa Barat: 1.731 kasus
Jawa Tengah: 591 kasus
Kalimantan Timur: 512 kasus
Jawa Timur: 404 kasus
Bali: 268 kasus
DI Yogyakarta: 228 kasus
Sulawesi Selatan: 196 kasus
Kalimantan Selatan: 167 kasus
Papua: 163 kasus
Sumatera Utara: 136 kasus
Nusa Tenggara Timur: 103 kasus
Sumatera Barat: 87 kasus
Riau: 87 kasus
Sulawesi Tengah: 77 kasus
Kalimantan Tengah: 68 kasus
Kalimantan Utara: 65 kasus
Lampung: 56 kasus
Jambi: 44 kasus
Sumatera Selatan: 43 kasus
Kalimantan Barat: 41 kasus
Bangka Belitung: 32 kasus
Papua Barat: 27 kasus
Maluku: 25 kasus
Gorontalo: 23 kasus
Sulawesi Utara: 18 kasus
Bengkulu: 12 kasus
Kepulauan Riau: 12 kasus
Banten: 11 kasus
Aceh: 10 kasus
Nusa Tenggara Barat: 6 kasus
Maluku Utara: 6 kasus
Sulawesi Tenggara: 3 kasus
Sulawesi Barat: 3 kasus. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top