Suap Puluhan Miliar Rupiah di Ditjen Pajak, Menkeu: Pengkhianatan

publicanews - berita politik & hukumMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi keterangan pers mengenai kasus suap di Dirjen Pajak, Rabu (3/3). (Foto: YouTuve)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut jika benar ada suap puluhan miliar rupiah di Direktorat Jenderal Pajak maka itu sebuah pengkhianatan.

"Kalau terbukti, dugaan ini pengkhianatan bagi usaha Direktorat Jendral Pajak dan Kementerian Keuangan yang tengah terus fokus mengumpulkan penerimaan negara," kata Sri Mulyani dalam keterangan persnya, Rabu (3/3).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu telah melakukan pembebasan tugas pegawai bersangkutan. "Yang bersangkutan telah undurkan diri dan sekarang diproses dari sisi administrasi ASN (Aparatur Sipil Negara)," ujarnya.

Sri Mulyani yang didampingi jajaran Ditjen Pajak dan Irjen Kemenkeu menjelaskan bahwa kasus tersebut diduga terjadi pada awal 2020. Bermula dari pengaduan masyarakat kemudian ditangani Unit Kepatuhan Internal di Lingkungan Kemenkeu

Kini, kasus tersebut masih dalam penanganan KPK. "Kemenkeu mengapresiasi dan menghargai serta mendukung sepenuhnya langkah KPK," kata Sri Mulyani.

Ia kecewa karena penerimaan pajak merupakan tulang punggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Dalam kondisi menghadapi Covid-19 dan untuk terus menjaga pemulihan ekonomi, penerimaan negara diupayakan sehingga mampu mendukung masyarakat menghadapi Covid-19 dan mendukung dunia usaha pulih kembali. Ini merupakan suatu hal yang mengecewakan bagi kita semua," katanya.

Kemarin malam, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan komisi antirasuah tengah melakukan penyidikan kasus suap tersebut. Tim penyidik saat ini masih bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top