Demokrat Soroti Batal Revisi UU Pilkada Diduga Demi Gibran 2024

publicanews - berita politik & hukumGibran Rakabuming Raka (kiri) dan Agus Harimurti Yudhoyono saat berkunjung ke Istana pada 2018 lalu. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Partai Demokrat menduga ada kepentingan Joko Widodo untuk mempersiapkan Gibran Rakabuming Raka maju dalam Pilgub DKI Jakarta pada 2024. Pernyataan itu menyusul kompaknya partai koalisi pemerintah balik badan atas usulan revisi UU Pemilu.

"Mungkinkah keputusan ini dilatari oleh kemungkinan Presiden Jokowi mempersiapkan keberangkatan Gibran dari Solo ke Jakarta? Karena dirasa terlalu cepat jika Gibran berangkat ke Jakarta tahun 2022," kata Wasekjen Partai Demokrat Irwan, saat dihubungi media, Rabu (10/2).

"Pertanyaan ini muncul di masyarakat banyak karena terus terang saja saya sendiri pun sulit untuk menemukan penjelasan lain yang lebih masuk akal," ia menambahkan.

Irwan menjelaskan, awalnya seluruh fraksi mendukung upaya revisi UU Pemilu. Namun ia heran di tengah jalan seluruh fraksi batal merevisi UU usai Presiden Jokowi menolak hal tersebut.

"Mengapa sejak Presiden Jokowi statement menolak kemudian dibarengi partai koalisi pemerintah semuanya balik badan," ia mempertanyakan.

Revisi UU Pemilu semula menjadi kehendak seluruh fraksi, yang ditandai dengan masuknya RUU Pemilu dalam prolegnas prioritas 2020. Namun, Komisi II didukung mayoritas partai akhirnya memutuskan untuk kembali pada UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top