Ketua Satgas Covid Belum Divaksin, Positif Corona Tanpa Gejala

publicanews - berita politik & hukumKepala BNPB Doni Monardo (kanan) dan Menteri Sosial Tri Rismaharini (dua kiri) berangkat ke Mamuju, Sulawesi Barat mengunjungi lokasi gempa, Jumat (15/1). (Foto; Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo posiitf terinfeksi virus corona. Doni yang menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) itu saat ini tengah menjalani isolasi mandiri.

"Saya sama sekali tidak merasakan gejala apapun dan pagi ini tetap beraktivitas normal dengan olahraga ringan berjalan kaki 8 kilometer,” kata Doni dalam siaran pers Sabtu (23/12).

Ia menjelaskan, hasil positif Covid-19 diketahui pagi ini, berdasar tes PCR pada Jumat malam kemarin. Ia baru kembali ke Jakarta setelah mengunjungi korban bencana di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Seluruh staf yang mendampinginya selama kunjungan kerja telah menjalani tes PCR. Hasilnya, salah satu stafnya juga dinyatakan positif. Menurut Doni, selama ini ia begitu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker dan mencuci tangan.

Menko Perekonomian Bukan Teladan, Tak Umumkan Positif Covid-19

"Dengan kejadian ini saya meminta masyarakat agar jangan kendor dalam memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” ujarnya.

Doni melakukan isolasi mandiri dan tetap menjalankan tugas dalam penanganan Covid-19 dan penanganan bencana di berbagai daerah.

Tenaga ahli BNPB sekaligus staf khusus Doni Monardo, Egy Massadiah, mengatakan Doni belum belum dijadwalkan menjalani vaksinasi.

Mantan Komandan Paspampres dan Danjen Kopassus itu kunjungan ke Mamuju bersama Menteri Sosial Tri Rismaharani pada Jumat (15/1) dan berlanjut ke Kalimantan Selatan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. shes one the @siswandi23 Januari 2021 | 21:55:35

    Ini bukti bahwa virus corona sebenarnya sangatlah berbahaya, tanpa pandang bulu, siapa saja bisa kena.

    Ayo kita gotongroyong untuk bersama sama mencegahnya.

Back to Top