Wapres Belum Agendakan Bertemu Rizieq Syihab

publicanews - berita politik & hukumMa'ruf Amin saat masih Ketua Umum MUI dan Rizieq Syihab. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wacana pertemuan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab bergulir pada akhir pekan ini. Harapan besar terjadinya pertemuan itu pun menggema dari orang-orang terdekat Rizieq.

Wakil Sekretaris FPI Aziz Yanuar mengatakan mendukung pertemuan tersebut. "Ini suatu jalan menuju rekonsiliasi," ujar Aziz yang juga Ketua Tim Hukum DPP FPI kepada wartawan, Minggu (22/11).

Pernyataan senada disampaikan pimpinan di sekitar ring satu Rizieq. Ketua Mujahid 212 Damai Hari Lubis mengatakan Rizieq akan menyambut hangat pertemuan tersebut.

"Saya pribadi sangat mendukung," kata Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin.

Sekretaris Umum FPI Munarman menambahkan bahwa ada kesamaan antara Rizieq dan Ma'ruf Amin. Keduanya sudah sering bekerja sama.

“Komunikasi antara beliau berdua selama ini sudah berjalan, semoga pertemuan keduanya bisa segera terwujud," ujar Munarman yang juga Juru Bicara FPI itu.

Menurut Ketua Umum PA212 Slamet Maarif, kedua belah pihak sudah mulai menjalin komunikasi. Artinya tengah dalam proses untuk terjadinya pertemuan. "Sudah pada tahap teknis persiapan. Dalam Proses," ia menambahkan.

Sebaliknya, pihak Wakil Presiden mengklarifikasi wacana pertemuan dengan Rizieq. Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi menegaskan sampai saat ini Ma'ruf Amin belum ada rencana atau agenda bertemu dengan Rizieq.

"Wapres juga belum pernah mengeluarkan pernyataan, juga belum pernah memiliki inisiatif untuk bertemu dengan HRS," kata Baidlowi kemarin.

Baidlowi meralat ucapan wacana rencana pertemuan sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa hal itu adalah inisiatifnya sebagai respon spontan atas pertanyaan media. Saat itu, ia mengatakan Wapres terbuka untuk ketemu Rizieq apalagi untuk kebaikan bagi bangsa dan negara. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo22 November 2020 | 15:36:17

    Penting amat???? gak guna kali.

Back to Top