Rizieq Syihab Tidak Diberi Izin Bikin Acara di Jabar

publicanews - berita politik & hukumRizieq Syihab meletakan batu pertama pembangunan masjid di Markaz Syariah Megamendung, Bogor, Jabar, 13 November 2020. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Cianjur - Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago menegaskan tidak akan memberikan izin untuk acara yang menyebabkan kerumunan massa. Hal ini berkaca pada kegiatan Rizieq Syihab pada 13 November 2020 lalu di Megamendung, Bogor.

"Pemerintah juga sudah menyampaikan ada klaster baru akibat kegiatan (Rizieq) peletakan batu pertama itu, ada beberapa yang sudah terpapar Covid-19 di Jakarta, Bogor terutama di Megamendung," ujar Erdi di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, Sabtu (21/11).

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Polda Jabar juga tidak akan mengizinkan kegiatan yang akan diselenggarakan Imam Besar FPI itu di Cianjur atau wilayah manapun di Jawa Barat.

Acara peletakan batu pertama pembangunan masjid di Megamendung lalu dihadiri sekitar 3 ribu orang, sehingga penyelenggara diduga melanggar protokol kesehatan Covid, misalnya penerapan jaga jarak, penggunaan masker, mencuci tangan, serta kerumunan. Polisi telah meminta keterangan Sekda Kabupaten Bogor hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top