Sepeda Lipat Bukan untuk Jokowi, Tetap Harus Diumumkan

publicanews - berita politik & hukumPresiden Jokowi nggowes sepeda lipat. (Foto ilustrasi)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK telah menerima klarifikasi dari Kantor Staf Presiden (KSP) bahwa pemberian sepeda lipat edisi khusus Sumpah Pemuda adalah untuk instansi KSP dan bukan untuk individu. Sebelumnya dikabarkan hadiah tersebut untuk Presiden Joko Widodo.

Meskipun begitu, KPK mengingatkan agar pemberian sepeda tersebut dicatatkan sebagai Barang Milik Negara (BMN).

"Dan setelahnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan institusi dalam pelaksanaan tugas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Plt Jubir bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding dalam rilisnya, Kamis (29/10).

Ipi mengingatkan bahwa gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara. Gratifikasi ilegal bila berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas dan kewajiban. Karenanya, wajib dilaporkan kepada KPK.

Ia menjelaskan, gratifikasi ilegal memiliki 2 dimensi, yaitu pencegahan dan penindakan. Jika penyelenggara negara atau pegawai negeri melaporkan penerimaan gratifikasi dalam waktu 30 hari kerja, maka gugur ancaman pidananya.

KPK Imbau Jokowi Laporkan Gratifikasi Sepeda Lipat

"Sebaliknya, jika tidak melaporkan dan terbukti menerima, maka sanksi pemidanaan sebagaimana diatur dalam pasal 12 B UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor dapat diterapkan," kata Ipi.

Dalam hal pemberian kepada institusi, maka tidak termasuk kategori gratifikasi. Sehingga tidak wajib untuk dilaporkan.

Namun sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi, KPK minta kepada institusi yang menerima hadiah, sumbangan, hibah, atau filantropi dari agar mengadministrasikan. Mereka juga harus mempublikasikan hafiah tersebut serta pemanfaatannya.

"Hal ini sejalan dengan PMK Nomor 99 Tahun 2017 tentang Administrasi Pengelolaan Hibah," Ipi menjelaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah02 November 2020 | 18:30:09

    balikin balikin, atau segera dilaporkanšŸ˜€, gitu aja repot

Back to Top