Dikabarkan Sudah Perpisahan, Rizieq Syihab Pulang November

publicanews - berita politik & hukumRizieq Syihab saat diamankan aparat Kerajaan Arab Saudi karena ada pemasangan bendera hitam di rumahnya, pada 5 November 2018. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Eksekutif HRS Center Abdul Chair Ramadhan menyatakan Imam Besar FPI Rizieq Syihab akan pulang pada bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara perpisahan sudah digelar pendiri Front Pembela Islam (FPI) itu di Mekkah, Arab Saudi, di mana sejak 2017 ia tinggal. “Sudah perpisahan IB HRS (Imam Besar Rizieq Syihab) dengan Ahlul Khidmat yang mukim di Makkah," katanya, Minggu (25/10) malam.

Namun, ia tidak menjelaskan tanggal kapan Rizieq akan pulang. Abdul mengatakan perkiraan sesuai bulan Maulid adalah Oktober sampai November. "Yang pasti masa bulan Maulid ini,” ia menegaskan.

Kabar kepulangan Rizieq disampaikan pertama oleh Ketua umum FPI Ahmad Shabri Lubis dalam demo menolak UU Cipta Kerja pada 13 Oktober 2020 lalu. Ia menyampaikan 'pengumuman dari Kota Suci Mekkah' yang ia klaim baru diterima beberapa saat dari Kerajaan Saudi tentang kepulangan Rizieq.

Rencana pulang Rizieq juga dibenarkan Ketua PA 212 Slamet Maarif. "Pencekalan Habib Rizieq sudah dicabut, dan overstay sudah diselesaikan dengan baik, Habib Rizieq tinggal beli tiket dan membayar administrasi untuk kembali ke Indonesia,” katanya melalui YouTube FrontTV, lima hari lalu.

Setali tiga uang, pengacara Rizieq, Damai Hari Lubis, juga meyakinkan kebenaran pulangnya Rizieq dalam waktu dekat. “Hampir 100 persen. Bantu doakan saja,” ujarnya.

Ia menjelaskan proses kepulangan hanya menunggu pengurusan bayyan safar atau administrasi agar bisa meninggalkan Arab Saudi. Bahkan disebutkan tak ada kewajiban membayar denda karena over stay bukan karena kelalaian atau kesalahan Rizieq.

Namun, sehari setelah Shabri Lubis mengumumkan kepulangan Rizieq,
Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan Kerajaan Arab Saudi masih mencekal Rizieq Shihab.

Agus mengatakan nama Mohammad Rizieq Shihab (MRS) dalam sistem portal imigrasi Kerajaan Arab Saudi masih 'blinking merah' dengan tulisan ta'syirat mutanahiyah (visa habis). Dengan demikian ia memastikan Rizieq belum bisa keluar dari Arab Saudi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top