Brigjen EP yang Terlibat LGBT Kehilangan Jabatan

publicanews - berita politik & hukumKadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan oknum perwira tinggi Brigjen EP telah menjalani sanksi. EP harus kehilangan jabatannya setelah terbukti terlibat komunitas Lesbi, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT).

"Sudah setahun yang lalu (diberikan sanksi)," kata Argo saat dikonfirmasi pada Rabu (21/10).

EP, Argo menambahkan, mendapat sanksi tidak memegang jabatan lagi alias nonjob sampai pensiun. "Sudah diperiksa Propam," ujarnya.

Terpisah, Asisten Sumber Daya Manusia Mabes Polri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan mengatakan Brigjen EP diproses hukum karena melanggar Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri. "Sudah diperiksa Propam tahun 2019. Sudah disidangkan dan disanksi," katanya.

Usut Kelompok LGBT di Tubuh Polri

Kasus hubungan sesama jenis di lingkungan Polri ini sebelumnya dibocorkan oleh Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Ia meminta kasus tersebut diusut tuntas.

"Polri harus segera membuka kasus-kasus LGBT di institusinya. Terutama mengenai Brigjen EP yang sempat ditahan Propam Polri beberapa waktu lalu," ujar Neta beberapa waktu lalu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. cin94 @cin9424 Oktober 2020 | 21:37:50

    aya aya wae pakk

  2. cin94 @cin9424 Oktober 2020 | 21:37:20

    aya aya wae pakk

Back to Top