Video Intel Tendang Polisi, Warganet Duga Perwira Nyusup Demo Mahasiswa

publicanews - berita politik & hukumPolisi berbaju preman menendang polisi anti huru-hara dalam pengamanan aksi mahasiswa menolak UU Copta Kerja. (Foto: YouTube)
PUBLICANEWS, Jakarta - Seorang polisi berbaju preman memiting polisi, ia kemudian menendangkan lututnya ke muka personel Sabhara Polri itu hingga terjengkang.

Saat menendang ia meneriakkan kemarahan bahwa yang diamankan petugas adalah Brimob. "Perwiraku itu, Brimob itu," katanya, seperti terlihat di akun Twitter, @Lini_ZQ, Rabu (21/10).

“Footage wajib ditonton! Seorang perwira nyamar jadi massa aksi pakai almet, dianggap provokatif oleh polisi berseragam ditangkap & dipiting,” tulis pemilik akun.

Menanggapi video yang beredar tersebut Polri membantah ada anggotanya yang menyamar sebagai mahasiswa dengan memakai baju almamater dalam aksi menolak UU Cipta Kerja.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan, anggota yang menggunakan baju preman tengah berusaha mengamankan mahasiswa saat akan dipukul oleh personel Sabhara.

"Makanya ada salah paham sedikit di lapangan. Tapi sudah clear setelah tahu yang bawa mahasiswa adalah PA Intel Brimob," kata Awi, Rabu (21/10).

Pada awal video yang beredar memang menampilkan mahasiwa bersegeram hijau yang dipiting petugas berbaju preman. Setelah insiden polisi berbaju preman menendang petugas anti huru-hara, mahasiswa itu pun dilepas.

Video kemudian bergeser ke kerumunan, ada seorang pria berambut cepak mengenakan ransel, berbaju preman, bersama beberapa petugas termasuk polisi militer. "Sudah, sudah," terdengar suara di antara mereka. Polisi kemudian menghalau perekam video. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. cin94 @cin9424 Oktober 2020 | 21:36:31

    hmmm sepertinya kurang kordinasi.. baguslah kalau sudah kelar

Back to Top