UGM Beri Rapor Merah untuk Tahun Pertama Pemerintahan Jokowi

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Gedung MPR/DPR pada 15 Agustus 2020. (Foto: Instagram/@jokowi)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta memberikan rapor merah pada tahun pertama Pemerintahan Jokowi. Dasar utama penilaian tersebut adalah revisi UU KPK sehingga melumpuhkan lembaga antirasuah.

"Kenapa dikatakan rapor merah karena dalam satu tahun ini yang pertama KPK lumpuh, lumpuhnya KPK disebabkan karena revisi UU KPK yang dilakukan Jokowi dan parlemen," ujar peneliti Pukat UGM Zaenur Rohman kepada wartawan, Selasa (20/10).

Zaenur juga mengungkapkan minimnya capaian KPK saat ini. Tidak ada kasus korupsi strategis atau kasus kakap yang berhasil dibongkar. "KPK kehilangan independensi karena revisi UU telah memberikan kesempatan campur tangan pemerintah dalam institusi KPK," ia menambahkan.

PKS Beri Nilai 4 Rapor Setahun Pemerintah Jokowi

Pukat UGM juga melihat persoalan serupa merambah institusi penegak hukum lainnya, yaitu di Kejaksaan dan Kepolisian. Ia mencontohkan kasus Djoko Tjandra yang membelit kedua lembaga tersebut sebagai fenomena gunung es.

Selain itu, Jokowi tidak melakukan reformasi institusi penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan. Tak ada satu pun legislasi yang diajukan pemerintah untuk mempercepat pemberantasan korupsi.

"Misi penegakan hukum bebas korupsi dan pemerintahan bersih telah gagal tercapai," ujarnya. Sebaliknya justru terjadi kemunduran yang signifikan dibandingkan dengan periode sebelumnya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top