BMI: KPK Itu Lembaga Penguat Demokrasi, Bukan Tempat Pesta Elit

publicanews - berita politik & hukumKetua KPK Firli Bahuri. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bintang Muda Indonesia (BMI) menilai tidak etis keinginan pimpinan KPK meminta mobil dinas. Apalagi sebelumnya mereka juga mengusulkan kenaikan gaji.

Ketua Umum BMI Farkhan Evendi mengatakan, permintaan tersebut tidak etis di tengan situasi ekonomi yang sulit karena pandemi Covid-19 sekarang ini.

"Keputusan penambahan anggaran untuk keperluan mobil dinas itu saya kira akan membuat marah kawan-kawan buruh dan kelas pekerja lainya yang tengah memperjuangkan hak dengan melawan Omnimbus Law," kata Farkhan dalam rilisnya, Senin (19/10).

Ia mengingatkan, kerja dan citra KPK di masa Presiden SBY masih bisa optimal tanpa ada mobil dinas mewah dan gaji yang selangit. "Sekarang ini KPK jadi sasaran kritik para akademisi dan kelompok prodemokrasi lainnya, sejak ada UU yang melemahkan KPK," ujar Farkhan.

BMI menghimbau agar KPK sebaiknya menunjukkan kinerjanya dalam memproses kasus-kasus besar. "KPK itu lembaga penguat demokrasi, yang lahir sejak reformasi, bukan tempat pesta anggaran para elit," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top