TGPF Intan Jaya Laporkan Hasil Penyelidikan ke Mahfud MD

publicanews - berita politik & hukumMenko Polhukam Mahfud MD. (dok. Kemenko Polhukam)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam kasus penembakan di Intan Jaya, Papua, telah kembali ke Jakarta. Ketua Tim Investigasi Lapangan Benny J Mamoto langsung menyampaikan laporan kepada Menko Polhukam Mahfud MD.

Mahfud mengapresiasi kinerja TGPF karena mampu memenuhi target penyelidikan. "Ahamdulillah semua target pencarian fakta itu, ini dengan teror juga bahkan pengadangan dan penembakan, itu sudah berhasil sesuai dengan target yang dibawa dari Jakarta," kata Mahfud MD dalam jumpa pers pada Selasa (13/10) siang.

Setelah memberikan laporan, Mahfud menambahkan, tim akan menyusun hasil penyelidikan secara sistematis. Targetnya selesai pada Sabtu (17/10) nanti.

TGPF saat melakukan investigasi di lapangan menemui saksi-saki di TKP dan mewancarai 25 orang. Keluarga korban Pendeta Yeremia Zanambani pun bersedia menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP).

Kemudian keluarga mengizinkan autopsi terhadap jenazah pendeta Yeremia Zanambani yang meninggal tertembak pada Sabtu sore, 19 September 2020.

Tim berada di Papua sejak Rabu (7/10) dan kembali Senin kemarin. Saat melakukan investigasi di Intan Jaya, tim sempat mendapat serangan dari anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Dosen UGM Bambang Purwoko dan Sertu Faisal Akbar dari Satgas Apter Hitadipa Kodim 1304 Gorontalo terluka. Keduanya telah dievakuasi ke Jakarta pada Sabtu (10/10) lalu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top