Sanksi Dewas KPK Peringatan Agar Firli Bahuri Tidak Serampangan

publicanews - berita politik & hukumKoordinator MAKI Boyamin Saiman. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Koordinator MAKI Boyamin Saiman menilai putusan Dewan Pengawas KPK dalam pelanggaran etik Ketua KPK Firli Bahuri sebagai adil. Ia menghormati putusan tersebut.

Boyamin hadir dalam sidang putusan dan mendengarkan penjelasan Dewas KPK soal hal yang memberatkan dan meringankan hukuman Firli. Sidang Majelis terdiri atas Ketua Dewas Tumpak Hatorangan Panggabean dan anggota Albertina Ho serta Artidjo Alkostar. Firli hadir sebagai terperiksa.

"Dan saya duduk di belakang, penonton. Dan cukup menyimak dengan seksama hal-hal fakta persidangan, hal yang memberatkan, hal yang meringankan dan putusan. Jadi saya cukup memberikan apresiasi kepada Dewas telah menjalankan tugasnya. Dan itu saya apapun menghormati," ujar Boyamin saat dikonfirmasi Publicanews, Kamis (24/9).

Menurutnya, sanksi berupa peringatan tertulis II yang dijatuhkan Dewas KPK bisa menjadi alarm bagi Firli untuk tidak berlaku serampangan. Apalagi mengingat tindak tanduknya sebagai orang nomor satu di lembaga antirasuah diawasi oleh masyarakat.

"Bahasa saya sederhana, sudahlah pak Firli, sekarang ini kita peringatkan paling awal dan tolong sudahi segala hal yang kontroversi. Dan silakan untuk kerja serius dan melakukan prestasi kerja KPK, pemberantasan korupsi dengan sangat maksimal," ujar Boyamin.

Boyamin berharap putusan ini dapat melecut, memacu, bahkan menjewer Firli untuk serius lagi bekerja di KPK dalam bentuk pemberantasan korupsi. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah24 September 2020 | 20:05:10

    KPK masuki era kegelapan?

Back to Top