Tiga Anggota Dewas KPK Dites Swab, Vonis Firli Mundur

publicanews - berita politik & hukumKetua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tiga anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK akan menjalani tes swab PCR. Ketiganya pernah melakukan kontak dengan dengan pegawai yang positif Covid-19 dalam sidang majelis etik.

Ketiga Dewas tersebut adalah Ketua Tumpak Hatorangan Panggabean serta anggota Albertina Ho dan Syamsuddin Haris.

"Yang sudah akan swab diutamakan anggota majelis etik, karena kemarin kan terus berinteraksi dengan pegawai tersebut," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (15/9).

Tes usap yang harus dijalani ketiganya itulah yang membuat sidang pembacan putusan kasus dugaan pelanggaran etik Ketua KPK Firli Bahuri hari ini ditunda. Sidang akan digelar kembali pada Rabu (23/9) mendatang. Pasalnya, seusai menjalani tes swab, majelis etik harus bekerja dari rumah.

Adapun dugaan pelanggaran etik Komjen Pol Firli Bahuri ini menindaklanjuti laporan yang dibuat oleh Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Firli dilaporkan terkait dua dugan pelanggaran kode etik.

Pertama soal ketidakpatuhan Firli atas protokol kesehatan. Kedua, mengenai gaya hidup mewah dengan menggunakan helikopter milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO untuk kepentingan pribadi melakukan ziarah.

Firli diduga telah melanggar kode etik dan pedoman perilaku 'Integritas' pada Pasal 4 ayat (1) huruf c atau huruf n atau Pasal 4 ayat (2) huruf m dan/atau perilaku 'Kepemimpinan' pada Pasal 8 Ayat (1) huruf f Peraturan Dewan Pengawas Nomor 2 Tahun 2020. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top