PA 212 Nilai Prabowo Sudah Selesai, Ini Respon Gerindra

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam KlB Parta Gerindra di Hambalang, Bogor, Sabtu (8/8). (Foto: Instagram/prabowo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Persaudaraan Alumni 212 menilai Prabowo Subianto sudah selesai sehingga dalam Pilpres 2024 perlu sosok muda. Pernyataan tersebut disampaikan
Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif.

"Bagi kami PS (Prabowo Subianto) sudah selesai, masih banyak kader muda yang layak pimpin negeri ini ke depan, 2024 saatnya yang muda yang berkarya," kata Slamet kepada wartawan, Minggu (9/8).

Slamet menyebutkan beberapa sosok yang layak dicalonkan. "Ada SSU (Sandiaga Salahudin Uno), Wagub DKI (A Riza Patria), Gubernur DKI (Anies Baswedan), Gym, UAS (Ustaz Abdul Somad, HRS (Habib Rizieq Shihab)," ia menambahkan.

Menanggapi pernyataan tersebut, Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mempersilakan Slamet Ma'arif mengajukan calon lain dan disarankan membuat partai sendiri. "Ya kalau Pak Slamet Ma'arif mengatakan Pak Prabowo sudah selesai mungkin berbeda pendapat dengan kader Partai Gerindra. Kami juga menghargai apabila kemudian Pak Slamet Ma'arif berpikir untuk membuat partai sendiri," Dasco menanggapi.

Menurut Dasco, dengan membentuk partai sendiri maka bebas untuk mengusung aspirasi. "Apakah mengusung A, si B ya silakan saja. Tapi kalau dari Gerindra itu sudah melalui mekanisme yang ada," ia menegaskan.

Wakil Ketua DPR itu menambahkan Gerindra mempunyai mekanisme sendiri yang sudah diatur sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai Gerindra.

Pembelaan juga datang dari Ketua DPP NasDem Willy Aditya. Ia menjelaskan politik itu bukan masalah umur tetapi dasarnya dalam negara demokrasi adalah konstitusi. Ia mengatakan Prabowo adalah seorang tokoh politik yang diakui oleh publik terbukti dengan 3 kali Pilpres telah diikuti Ketua Umum Partai Gerindra itu.

"Sampai hari ini elektabilitas Pak Prabowo masih nomor satu," Willy mengingatkan.

Menurut Anggota Komisi I DPR ini berdasar konstitusi tidak ada larangan Prabowo berkontestasi pada Pilpres 2024. Bahkan ia menganalogkan permainan kartu. Prabowo yang kini menjabat Menteri Pertahanan itu, ia menambahkan, kartunya hidup terus. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top