Demokrat dan Mahfud MD Saling Tuding Soal Karpet Merah Djoko Tjandra

publicanews - berita politik & hukumBuronan kasus korupsi pengalihan hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra ditunjukkan kepada media pada konferensi pers di Kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/7). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menko Polhukam Mahfud MD melempar bola liar dengan menyatakan bahwa Indonesia sudah dikerjain mafia hukum sejak 2009. Ia mempertanyakan siapa pemberi karpet merah Djoko S Tjandra kabur sebelum ketok palu hakim.

“Thn 2009 kita sdh dikerjain oleh mafia hukum, sebab Joko Tjandra bs tahu akan divonis 2 thn dan lari sblm hakim mengetokkan palu. Siapa yg memberi karpet kpd dia saat itu shg bisa kabur sblm hakim mengetukkan vonisnya? Limbah mafia ini sdh lama ada, perlu kesadaran kolektif,”
kata Mahfud melalui akun Twitter @mohmahfudmd, Sabtu (1/8).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini juga menyinggung kritik dan keraguan publik kepada pemerintahan Joko Widodo dalam menuntaskan penanganan pelarian Djoko S Tjandra.

“Awalnya ada yg bilang Pemerintah bersandiwara mau menangkap Joko Tjandra. Toh dia diberi karpet merah. Ada yg bilang Pemerintah hny main 'Ciluk Ba'. Ada yg bilang, ini hanya ribut sebulan dan stlh itu kasusnya dilupakan orang. Akrobat hukum Joko Tjandra itu dimulai thn 2009,”
Mahfud MD mecuit.

Politikus Partai Demokrat Benny Kabur Harman merespon cuitan Mahfud tersebut. Menurutnya, Jokcan alias Djoko Tjandra dikawal keluar masuk dari tempat persembunyian. Namun, setelah heboh, lalu ditangkap, kemudian negara pesta pora.

“Ribut2 kita bukan soal akrobat Jokcan sejak 2009 lalu tapi ttg negara yg gelar karpet merah utk Jokcan, ttg lumpuhnya negara, ttg diamnya presiden, ttg teman2 yg mengawalnya masuk-keluar ke tempat persembunyian. Lalu negara pesta pora-sujud Jokcan ditangkap? Ci Luk Ba. Liberte!,” kata Benny K Harman pagi ini.

Djoko Tjandra kabur sebelum hakim mengetok palu vonis 2 tahun penjara, pada 2009. Saat itu masih pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. Adinda @Prmthadinda01 Agustus 2020 | 11:39:54

    Tidak ada yang tau bagaimana "permainan" negara. Semoga dgn ini negara lebih sigap lagi 👍🏻

  2. Cewek Kepo @ceweKepo01 Agustus 2020 | 11:36:06

    biasalah saling klaim. Yang penting penegakkan hukumnya jalan. 🙏

Back to Top