Adian Napitupulu Desak Jokowi Tak Ragu Copot Menteri

publicanews - berita politik & hukumAdian Napitupulu. (Foto: Instagram/adiany_napitupulu)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polititikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu menilai banyak menteri yang tidak mampu menyelesaikan target Jokowi. Oleh karena itu ia meminta Presiden Joko Widodo tidak ragu mencopot menteri yang gagal pada kuartal III 2020 ini.

Aktivis '98 itu kembali menyerang Menteri BUMN Erick Thohir dengan tambahan tangggung jawab sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Menurut Adian, sejak Febuari 2020 hingga Juli 2020, sebanyak 3.225 orang dari 9 BUMN dirumahkan. Jumlah tersebut yang dipublikasikan, tapi ia menilai pada kenyataannya lebih besar lagi.

Sekjen PEN ini mengingatkan Erick Thohir pernah mengultimatum agar tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, PHK dan merumahkan pegawai BUMN terus terjadi.

Saat ini ada 1.200 BUMN, seandainya satu BUMN mem-PHK 100 pegawai hingga akhir tahun, maka jumlah PHK bisa mencapai 120 ribu orang.

“Presiden saat ini masih memberi kesempatan bagi Erick, namun sepertinya kesempatan itu akan kembali bermuara pada kegagalan,” ujar anggota Komisi VII DPR itu kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/7).

Adian juga menyoroti data erakhir PHK yang mencapai 6,5 juta orang per Juli 2020. “Data UMKM versi Kementerian Koperasi dan UMKM tahun 2016/2017 ada sejumlah 62.922.617 unit usaha, maka jumlah pekerja yang kehilangan mata pencaharian bisa mencapai 44.045.831 unit usaha,” ia menambahkan.

Ia meminta Jokowi tak perlu ragu melakukan reshuffle menteri 'double gardan' agar target ekonomi tidak minus berhasil. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo01 Agustus 2020 | 10:02:00

    sabar. Jangan main pecat. semua kebagian. 😀

Back to Top