KPK Diminta Awasi Penumpang Gelap yang Manfaatkan Dana Covid-19

publicanews - berita politik & hukumKetua Komisi III DPR Herman Hery. (Foto: Net/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi III DPR meminta KPK melakukan pengawasan penggunaan dana penanganan pandemi corona atau Covid-19. Hal ini disampaikan Ketua Komisi III Herman Herry dalam rapat tertutup dengan pimpinan KPK dan Dewan Pengawas di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (7/7).

Herman mengingatkan jangan sampai ada penumpang gelap yang memanfaatkan situasi pandemi terhadap dana penanganan yang mencapai Rp 695,2 triliun.

"Presiden menyerukan percepatan-percepatan, tetapi ada penumpang gelap yang akhirnya kebobolan dana itu. Kami menyoroti sejauh mana KPK mengawal urusan dana Covid ini," ujar Herman usai rapat dengar pendapat.

Berdasarkan keterangan Ketua KPK Firli Bahuri, Herman menambahkan, KPK akan menindak tegas oknum yang berani menyelewengkan dana Covid.

"Pimpinan menjawab, terus ada pendampingan. Terus ada pengawasan. Bahkan kalau ada penyimpangan pimpinan tidak segan melakukan tindakan," katanya.

Pada kesempatan yang sama Firli menegaskan, KPK tetap akan melakukan pemberantasan korupsi baik itu dengan pendidikan mencegah korupsi kepada masyarakat hingga melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga.

"Supaya anggaran Covid itu tetap berjalan dan tidak ada penyimpangan, bantuan sosial juga tetap berjalan tidak ada dilakukan dalam rangka Pilkada. Semuanya harus dilakukan dengan akuntabilitas," kata Firli. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top