Kementan Produksi Massal Kalung Antivirus Corona, Benarkah Mujarab?

publicanews - berita politik & hukumMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Instagran/@syasinlimpo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kalangan medis mempertanyakan rencana produksi massal kalung antivirus Corona dari bahan eucalyptus atau kayu putih oleh Kementerian Pertanian. Mereka mengiklaim kalung tersebut bisa mematikan Covid-19.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania mengatakan, eucalyptus memiliki zat yang bersifat antibakteri, antivirus, dan antijamur. Tetapi belum ada penelitian spesifik mengenai manfaatnya untuk Covid-19.

Menurut Inggrid, hasil penelitian Kementan ini baru diujikan sampai tahap in vitro pada virus influenza, beta corona, gamma corona. Belum diuji spesifik terhadap virusnya Covid-19, yakni virus SARS-CoV-2

"Mohon berhati-hati, karena klaim sebagai 'antivirus Corona' bisa misleading," ujar Inggrid kepada wartawan, Sabtu (4/7). Ia menambahkan, masih terjadi salah pemahaman masyarakat antara 'virus Corona' dengan 'virusnya Covid-19' adalah sama atau identik padahal sangat berbeda karakteristiknya.

Kemarin, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan akan memproduksi kalung antivirus corona. Menurutnya, jika digunakan 15 menit maka antivirus akan membunuh 42 persen virus Corona. Sedangkan bila 30 menit akan menangkal 80 persen virus Corona.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu menjelaskan, kasiat dari temuan itu juga bisa digunakan untuk menyembuhkan luka sayat. Ia bahkan mempersiapkan dalam produk roll hingga obat olesnya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top