Susi Serukan Tangkap Dirjen KKP karena Izinkan Ekspor Bibit Lobster

publicanews - berita politik & hukumMantan Menteri KKP Susi Pudiiastuti. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengajak masyarakat menolak kebijakan pemerintah yang akan mengizinkan kapal asing, penggunaaan cantrang, dan penangkapan bibit lobster.

"Kawan2 semua, saya Susi Pudjiastuti bukan siapa2 dan tidak harus jadi siapa2 selain diri saya. Tapi... Kapal ikan ex asing/asing dijinkan tangkap ikan lagi di Indonesia: NO NO NO. Trawl/Cantrang diijinkan resmi: NO NO NO. Penangkapan bibit Lobster: NO NO NO," kata Susi lewat akun Twitternya, @Susipudjiastuti, Rabu (1/7).

Sebelumnya, Susi membeberkan 26 perusaan yang diizinkan menangkap dan mengeskspor bibit lobster. Ia pun mencuit untuk menangkap Direktur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"KKP/Dirjen Tangkap telah mengeluarkan ijin tangkap 26 eksportir Bibit Lobster. Luarbiasa!!!" ujar Susi, yang juga pengusaha di bidang perikanan.

Eks Menteri Susi Sindir Penyelundup Benih Lobster dapat Brompton

Susi yang populer dengan kebijakan 'tenggelamkan' kapal asing pencuri ikan itu menentang keras ekspor bibit lobster. Ia meyakini kebijakan tersebut hanya akan membuat komoditas pangan mahal itu akan musnah.

Namun, di tangan Menteri KKP Edhy Prabowo kebijakan Susi dimentahkan. Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, rencana ekspor komoditas sudah mendapat persetujuan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Edhy yang merupakan kolega terdekat Prabowo Subianto itu mengatakan kebijakan ekspor benih lobster tinggal menunggu restu dari Presiden Joko Widodo. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Abad De Angelo @Abaddeangelo01 Juli 2020 | 22:53:24

    Bibit Lobster kembali menjadi polemik.

Back to Top