Bahar Smith Ngadu ke DPR Minta Dibebaskan

publicanews - berita politik & hukumBahar bin Smith dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. (Foto: Dok. Kemenkumham)
PUBLICANEWS, Jakarta - Terpidana kasus penganiayaan remaja Bahar bin Smith mengadu ke Komisi III DPR. Pengaduan disampaikan pengacaranya Ichwan Tuankotta.

"Kami melayangkan surat pelaporan diskriminasi terhadap Habib Bahar yang ditujukan kepada DPR Komisi III," ujar Ichwan kepada wartawan, Kamis (21/5). Surat laporan serupa dikirimkan kepada Komnas HAM dan Ombudsman RI.

Menurut Ichwan, kliennya seharusnya bisa dibebaskan karena telah membayar denda Rp 50 juta kepada Kejaksaan Negeri Cibinong, Jawa Barat.

"Target kami, Habib Bahar bisa dikembalikan lagi ke Lapas Pondok Rajeg dan diberikan hak-hak pembebasan bersyaratnya," ia menambahkan.

Pengacara Bahar lainnya, Azis Yanuar, menjelaskan pengaduan kliennya ke DPR karena menilai telah terjadi diskriminasi. Menururnya, orasi Bahar sebagai bagian menyatakan pendapat. "Ini merupakan bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin oleh Pasal 28 UUD 1945,” katanya.

Istri dan ibu dari Bahar juga mengadu kepada anggota DPR Fadli Zon. Foto pertemuan mereka diunggah di akun Twitter Fadli Zon, Rabu malam.

"Byk keanehan/kejanggalan dlm penahanan kembali Habib Bahar, termasuk pemindahan dadakan tanpa pemberitahuan ke Nusakambangan," Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mencuit.

Bahar Smith sempat mengenyam pembebasan berdasar progam asimilasi dalam rangka Covid-19. Namun, tiga hari bebas, ia dijemput paksa tim dari Direktorat Kamtib Ditjen PAS dibantu Brimob Polda Jawa Barat pada Selasa (19/5) dini hari. Pria berambut pirang dan bergelar habib itu menyalahi prosedur pembebasan asimilasi dan PSBB.

Eks pengurus FPI itu semula ditahan di sel isolasi Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Kemudian Bahar yang dipidana 3 tahun penjara itu dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Bahar akan bebas pada November 2021. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top