Korban Terorisme, Wiranto Bakal Terima Kompensasi Rp 65 Juta

publicanews - berita politik & hukumInsiden penyerangan terhadap Wiranto di Pandeglang, Banten, 10 Oktober 2019. Kanan: pelaku. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution mengatakan, mantan Menko Polhukam Wiranto akan mendapatkan kompensasi Rp 65 juta. Hal itu karena Wiranto menjadi korban serangan teroris di Pandeglang, Banten, pada 10 Oktober 2019 lalu.

Menurut Maneger, uang kompensasi tdiajukan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Meskipun Wiranto tidak memintanya, sesuai dengan perintah undang-undang, maka LPSK harus memfasilitasi itu," ujar Maneger dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/4).

Ia merujuk UU Nomor 5 Tahun 2018 yang memuat kompensasi merupakan hak dari korban tindak pidana terorisme.

Sidang Kasus Penikaman Wiranto Dipindah ke PN Jakbar

Untuk korban terorisme, Maneger menjelaskan, pengajuan kompensasi ke LPSK harus disertai dengan bukti berupa surat keterangan dari kepolisian, dalam hal ini Densus 88, maupun Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Ia mengatakan, untuk kasus penusukan Wiranto, pernyataan dari kepolisian sudah cukup kuat bahwa insiden tersebut merupakan tindak terorisme.

"Kompensasi tersebut sudah diajukan ke pengadilan. Uang kompensasi akan diberikan apabila diputus oleh pengadilan Wiranto berhak menerimanya," ujarnya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top