Menkes Setujui Pemberlakuan PSBB di DKI Jakarta

publicanews - berita politik & hukumGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto telah menandatangani persetujuan penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta. Surat persetujuan itu diteken Terawan Senin (6/4) malam.

"Menkes memberikan persetujuan, pelaksanaan dilakukan oleh daerah sesuai PP 21," kata Sekjen Kemenkes Oscar Primadi, Senin (6/4) malam.

Oscar menjelaskan dengan persetujuan ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan wajib melaksanakan PSBB sesuai dengan PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB Dalam Rangka Percepatan Covid-19.

Persetujuan diberlakukan PSBB di Ibukota tampak dari surat Menkes Nomor KK.01.01/Menkes/227/2020 tertanggal 5 April 2020 tentang Usulan Penetapan PSBB di Wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Terawan meminta Anies melengkapi data dan dokumen tentang peningkatan jumlah kasus menurut waktu, penyebaran kasus menurut waktu, kejadian transmisi lokal.

Anies juga diminta menjelaskan kesiapan daerah tentang aspek ketersediaan kebutuhan hidup dasar rakyat, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran dan operasionalisasi jaring pengamanan sosial, dan aspek keamanan.

Kemudian, Anies harus melengkapi data dan dokumen tersebut dalam tempo waktu maksimal dua hari sejak surat tersebut diterbitkan.

Permohonan penerapan PSBB telah diajukan Anies pada saat melaporkan perkembangan kasus virus corona di Jakarta kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin, secara teleconference, Kamis (2/4) lalu.

Mantan Mendikbud itu menilai situasi penyebaran virus corona di Jakarta semakin mengkhawatirkan. Ia menyebut case fatality rate atau tingkat kematian pasien corona di DKI mencapai 10 persen atau dua kali lipat dari rata-rata angka kematian global. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top