Virus Corona

MUI Fatwakan Haram Mudik Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19

publicanews - berita politik & hukumMudik lebaran. (Foto ilustrasi: naikmotor.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sekjen MUI Anwar Abbas menegaskan, sudah ditetapkan fatwa haram hukumnya mudik Idul Fitr. Hal itu tertuang dalam Fatwa nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam situasi terjadi wabah COVID-19.

Anwar menjelaskan, keluar dari daerah yang terkena wabah atau pun memasuki daerah yang terkena wabah adalah haram, karena dapat mencelakakan diri sendiri serta orang lain.

"Berarti haram karena mencelakakan orang lain, kalau ada wabah masuk di situ, mencelakakan diri kita, terlarang," kata Anwar saat dihubungi pada Kamis (2/4).

Demikian pula, ia menambahkan, pindah dari negeri yang ada wabah ke negeri yang tidak ada wabah, tidak boleh juga, karena mencelakakan orang.

Anwar kemudian mengutip hadis yang menjadi rujukan dikeluarkannya haram bagi pemudik di tengah pandemi covid-19.

Dari Nabi saw sesungguhnya beliau bersabda: “Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu." (HR. al-Bukhari)

Sesungguhnya Umar sedang dalam perjalanan menuju Syam, saat sampai di wilayah bernama Sargh. Saat itu Umar mendapat kabar adanya wabah di wilayah Syam. Abdurrahman bin Auf kemudian mengatakan pada Umar jika Nabi Muhammad SAW pernah berkata, "Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu." (HR. Al-Bukhari).

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top