Pemerintah Blunder dengan Wacanakan Darurat Sipil

publicanews - berita politik & hukumMardani Ali Sera. (Foto: PKS)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut pemerintah blunder lantaran mewacanakan opsi Darurat Sipil ketimbang karantina wilayah untuk membendung penyebaran virus corona.

"Pemerintah blunder. Mestinya karantina wilayah (lockdown) berbasis UU No 6 Tahun 2018. Fokus paksa social and physical distancing dengan disiplin ketat, sambil menjaga masyarakat berpenghasil rendah terjamin pangan dan kesejahteraannya," ujar Madani dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3).

Menurut Madani, opsi darurat sipil akan membuat pemerintah tidak fokus lantaran kewenangan meluas hingga berpotensi digunakan tidak terkontrol. Darurat sipil memudahkan pemerintah menyadap, memeriksa, hingga menghentikan arus informasi bahkan menangkap bukan atas dasar melanggar social distancing.

"Kita tolak darurat sipil," Madani menegaskan.

Dalam rapat terbatas dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 lewat video conference dari Istana Bogor, Senin (30/3), Presiden Jokowi mengatakan kebijakan pembatasan sosial perlu dilakukan dengan skala lebih besar.

Ia juga meminta pembatasan sosial atau physical distancing ini didampingi kebijakan darurat sipil.

"Saya minta kebijakan pembatasan sosial berskala besar, physical distancing, dilakukan lebih tegas, lebih disiplin, dan lebih efektif lagi," kata Jokowi. "Tadi sudah saya sampaikan bahwa perlu didampingi adanya kebijakan darurat sipil," imbuhnya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top